31 Maret 2018

Direktorat Narkoba Polda Lampung Tidak Transparan

SHARE
ilustrasi

Era keterbukaan informasi publik semua pelayanan publik harus dijalankan secara terbuka guna memenuhi aspek transparansi publik. Melalui Undang-Undang no 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) berbagai masalah transparansi informasi khususnya yang terikat ataupun dikuasai oleh badan – badan publik harus menyesuaikan dengan ketentuan yang memberikan hak memperoleh informasi kepada masyarakat sebagai pengguna informasi.

Pada konteks ini Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diharapkan menjadi salah satu badan publik yang mampu menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang dapat dijadikan rujukan oleh institusi pemerintah lainnya.

Dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik dalam rangka penegakan hukum oleh Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dinilai telah mampu memenuhi ekspektasi masyarakat dalam hak pemenuhan kebutuhan informasi. Hal itu didukung juga dengan dianugerahkannya penghargaan dari Mabes Polri kepada Bidang Humas Polda Lampung terkait keaktifan dalam pemberitaan Polri.

Kendati demikian, dalam hal transparansi serta kemudahan berkomunikasi dengan aparat kepolisian, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung mendapat sorotan publik terkait keterbukaan informasi, khususnya pekerja media yang begitu merasa kesulitan saat hendak mengkonfirmasi pemberitaan.

Apalagi penegakan hukum terhadap pelaku maupun Bandar Narkoba juga sangat rentan terjadinya dugaan praktik-praktik kompromi sehingga hal tersebut mesti selalu diawasi dalam upaya mendukung Polri melakukan penegakan hukum setegak-tegaknya.

Kombes Pol Shobarmen yang kini menjabat Dirresnarkoba pun sangat disesalkan akibat sulitnya saat wartawan akan mengkonfirmasi terkait penindakan hukum di Lapangan dan perkembangan perkara hukum yang sedang ditangani. Mantan Kepala SPN Polda Lampung itu bahkan terkesan anti terhadap wartawan meski sebagian kecil menganggap pandangan ini terlalu subjektif terhadap jabatan perwira menengah Polda Lampung tersebut.


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: