31 Maret 2018

Direktur Narkoba Polda Lampung Susah Dikonfirmasi

SHARE
ilustrasi

Bandarlampung- Direktur Reserse narkoba (Dirresnarkoba) Polda Lampung Komisaris Besar Shobarmen yang baru menjabat setelah sebelumnya Kepala SPN, sangat susah dikonfirmasi terkait beberapa hal. Tak pelak, susahnya awak media mendapat konfirmasi terkait Direktorat Narkoba menimbulkan kesan bahwa Shobarmen seolah anti pers.

Seperti diungkapkan pekerja media kepada kopiinstitute.com, “Dir Shobarmen susah bener dikonfirmasi, bukan Cuma soal penanganan perkaa yang ada di Direktorat Narkoba aja, tapi pas mau konfirmasi perihal dua polisi yang diamankan tadi malam saat diamankan Provost di tempat hiburan malam juga susah, jangankan hp dia lagi gak aktif, tapi pas aktif aja juga jarang ngangkat. Padahal kan posisi dia sebagai Direktur sangat penting dan dibutuhkan wartawan untuk konfirmasi, nanti kita (wartawan) gak konfirmasi disalahin kenapa naikin berita tanpa konfirmasi,” ujar salah satu wartawan dari Surat Kabar Harian di Lampung ini,Sabtu (31/3/2018)

Untuk diketahui, tadi malam jajaran Provost mengamankan dua anggota polisi yang kedapatan diduga dugem di salah satu tempat karaoke dewasa di wilayah Sukaraja berdekatan dengan Golden Dragon. Hal itu juga dibenarkan oleh pekerja setempat saat diminta konfirmasi adanya polisi yang diamankan bersama warga sipil. Warga sipil itu diduga dibawa dan di proses di Ditresnarkoba Polda Lampung.

Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto berpendapat, sebagai seorang perwira polisi yan menduduki posisi strategis di Polda Lampung harusnya, siapapun itu, serta menjabat apapun dia harus lebih mudah dikonfirmasi wartawan. Sebab sebagai salah satu syarat berita dimuat lalu dipublikasikan harus ada konfirmasi.

“harusnya siapapun itu, apalagi menjabat posisi strategis yang keterangannya banyak dibutuhkan oleh wartawan harus lebih mudah dihubungi, okelah kalau susah di temui gak jadi masalah tapi minimal mudah di hubungi, tidak hanya kepolisian ya tapi pejabat sipil juga harusnya begitu,” kata dia.(ww)

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: