Masyarakat Minta Michael Mulyadi Tak Direhabilitasi

ilustrasi 

Bandarlampung – Koalisi Masyarakat Anti Narkoba (KOMAN) Lampung mendesak aparat penegak hukum agar proses hukum terhadap Michael Mulyadi dilakukan dengan mengedepankan pidana penjara sehingga selain menegakkan hukum juga berdampak pada efek jera.

Demikian disampaikan Koordinator Koman Joe Chandra, Jumat (9/3/2018) malam. Joe berujar, alasan pihaknya menuntut penegak hukum menolak permohonan rehabilitasi Ditresnarkoba Polda Lampung atas Michael ke BNN Provinsi Lampung karena pada saat penangkapan ditemukan tidak hanya narkoba sisa pakai namun ada berbagai macam jenis narkoba yang diduga dimiliki oleh tersangka.

Terlebih, saat dilakukan penahanan di Mako Ditresnarkoba tersangka berani melarikan diri untuk menghindari proses hukum terhadapnya.” BNNP Lampung diharapkan melihat kasus Michael ini bukan seperti kasus-kasus penyalahguna narkoba pada umumnya, sebab selain yang bersangkutan merupakan adik kandung pengusaha hiburan juga barang buktinya banyak jadi bisa jadi dia bukan hanya seorang pemakai, disini penegak hukum harus mampu melihatnya,”jelasnya

Meskipun rehabilitasi adalah hak, sambung dia, dengan melihat perkara yang ada saat ini adalah langkah penegakan hukum yang tepat bila pidana penjara diberikan padanya. “penegak hukum juga harus memproses soal adanya kartu tanda penduduk ganda yang dimilikinya, karena kuat dugaan itu akan disalahgunakan,”imbuhnya

Diketahui, Michael dijerat pasal berlapis yakni Pasal 114, Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(ww)


Post a Comment

0 Comments