Nomor Antrean BPJS di RSUD Bob Bazar Diduga Jadi ajang Bisnis Oknum

ilustrasi

LAMPUNG SELATAN - Pelayanan BPJS yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) sepertinya carut marut.Terutama dibagian pengambilan nomor antrean yang tidak tertib. Bahkan, nomor antrean tersebut terindikasi menjadi ladang bisnis oknum, untuk keuntungan pribadi.

" sepertinya ada oknum masyarakat yang diduga bersekongkol dengan petugas soal nomor antrean. Sebab, satu orang bisa mengambil lebih dari lima nomor," ungkap salah seorang keluarga pasien berinisial SN (47) yang enggan namanya di sebut ini, warga kalianda,  menyampaikan keluhannya kepada sejumlah wartawan di sekretariat Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS) petang tadi, Senin (5/3/18).

Ia membeberkan, dirinya juga pernah memberikan uang sebesar Rp. 10 ribu kepada oknum, agar dirinya mendapat nomor antrean lebih awal. "Aku waktu itu juga pernah ngasih uang. Katanya, untuk beli rokok orang yang ngambilin nomor antrean itu," bebernya.

Hingga suatu hari, saat keluarga pasien asal Kalianda itu kembali berobat ke RSUD Bob Bazar terjadi cek-cok mulut, antar oknum masyarakat tersebut dengan ibu dua anak ini. " Ketika hari itu diruangan tunggu antrean nomor pasien,  sekitar kurang dari 20 orang menunggu untuk mendapatkan nomor antrean tersebut, Saya kaget mendapatkan nomor 31, ungkap dia
Akibatnya, lantaran dokter yang ia tuju hanya memiliki kuota 30 pasien hingga pukul 12.00 wib, akhirnya terlambat untuk berobat untuk bertemu dokter yang di tuju, Sementara kondisi suaminya yang menderita penyakit arthrosis memprihatinkan.

Lebih lanjut perempuan beranak dua itu menuturkan, dirinya juga pernah berjumpa dengan oknum tersebut ketika dirinya hendak mengambil nomor antrean sekitar jam 5.30 wib. Meski di dalam ruangan itu hanya dua orang, yakni dirinya dan oknum masyarakat itu, namun oknum itu dapat memastikan bahwa ibu berkerudung ini mendapat nomor 3.

"Saya dateng pagi, kantor belum buka. Pas sudah buka, sudah ada oknum itu, entah dia masuk lewat mana. Mestinya, kalau memang dia duluan, berarti saya nomor 2. Kok ini dia bisa menentukan bahwa saya dapat nomor 3," jelasnya

Ia juga sempat mengadukan hal tersebut kepada pihak BPJS RSUD Bob Bazar, yakni pada bagian IT. Mereka justru mereka membelanya, tukasnya berapi api saat menjelaskan kejadiannya.
Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum dapat mengkonfirmasi kepada Kepala BPJS Cabang Lamsel, Azeky SE, MM. Saat dihubungi melalui via telepon, ponselnya dalam kondisi tidak aktif. (Yen)


Post a Comment

0 Comments