9 Maret 2018

Polisi-Jaksa Diminta Cepat Rampungkan Berkas Pelaku Narkoba Michael Mulyadi

SHARE
ilustrasi

Bandarlampung – Aparat penegak hukum diminta lebih serius menangani kasus Michael Mulyadi (34) seorang pelaku tindak pidana narkotika yang ditangkap polisi terkait kepemilikan berbagai jenis narkoba di Hotel Amalia, Bandar Lampung. Pasalnya kasus yang melibatkan adik pengusaha hiburan tersebut sudah berjalan hampir sebulan berkutat pada masalah kelengkapan berkas.

Pada pelimbahan tahap satu oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung, berkas tersangka menurut jaksa belum lengkap terkait identitas yang dimiliki yakni memiliki kartu tanda penduduk ganda (tiga KTP). Hal itulah yang membuat jaksa mengku bingung memprosesnya sehingga dikembalikan ke kepolisian. Kini, reserse narkoba telah melimpahkan kembali berkasnya setelah mempelajari dan melengkapi sesuai petunjuk jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Wika Hardianto menerangkan, pihaknya sudah melengkapi berkasi Micheal dan telah diserahkan ke kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

“berkasnya (Micheal-Red sudah kita limpahkan kembali dan sekarang sudah ranahnya jaksa memprosesnya,” ujarnya, Jumat (9/3/2018)

Pengamat Hukum Universitas Lampung Yusdianto mengatakan, dengan dilimpahkan berkas oleh pihak kepolisian maka jaksa harus segera membawanya ke persidangan sehingga proses hukum terhadap pelaku tindak pidana narkoba tidak lamban dan berlarut-larut.

“Polisi sudah melimpahkan kembali berkasnya artinya segala petunjuk jaksa sudah dilengkapi oleh pihak kepolisian jadi jaksa harus segera menyidangkannya,”kata Yusdianto
Yusdianto berharap, dalam menangani kasus ini, jaksa dan kepolisian dapat bekerjasama sesuai mekanisme hukum agar tidak menimbulkan kesan memperlambat proses hukum sehingga menepis asumsi masyarakat bahwa ada apa-apanya antara penegak hukum dan pelaku narkoba yang melibatkan keluarga pengusaha.

Selain itu, juga agar kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) ganda yang dimiliki tersangka diproses karena sudah menyalahi aturan mengenai administrasi kependudukan dengan ancaman pidana.”identitas ganda itu bisa dipidana jadi jangan kasus narkobanya saja yang diproses,”imbuhnya

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menerapkan pasal berlapis terhadap Michael Mulyadi yakni Pasal 114, Pasal 112 dan Pasal 127 Undang-Undang No 35 tahun 2009.



SHARE

Author: verified_user

0 komentar: