3 April 2018

Kapolda Lampung Mampu Wujudkan “Trust” Masyarakat

SHARE
Kapolda Lampung Irjen (Pol) Suntana 

Bandarlampung – Kebijakan Kapolda Lampung Inspektur Jendral Polisi Suntana mampu mewujudkan kepercayaan (Trust) masyarakat. Gaya kepemimpinan moralis yang diterapkan memimpin Polda Lampung ternyata mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Apalagi selain ketegasan sebagai Kapolda, dalam memimpin lebih menekankan pada aspek moral.

Dihadapan anggota serta pejabat utama polda (PJU) pada Senin (2/4/2018) pagi. Suntana menyampaikan pesan moral tinggi tidak hanya pada jajarannya tapi juga masyarakat Lampung secara umum. Dengan menggunakan bahasa sederhana pesan moral itu sampai kepada orang yang mendengarkannya.

Pesan tersebut yakni terkait dirinya berkomitmen menjaga nama baik Polri secara institusi maupun personil polisi dengan tidak menggunakan narkoba, dan menjaga anggotanya yang belum terkontaminasi narkoba sehingga dapat memberikan pelayakan maksimal kepada masyarakat di Lampung.

“Kapolda ini walaupun cara ngomongnya santai tapi dia tegas. Pagi tadi bapak (Kapolda) blak-blakan ngomong supaya semua anggota bisa jaga nama baik institusi,” kata seorang anggota polisi di lingkungan Polda Lampung saat ditanya tentang kepemimpinan Kapolda.

Pesan moral yang disampaikan juga tidak hanya sebatas ucapan belaka, begitu pagi memberi arahan dan pesan-pesan pada jajaran, pada sore harinya ia membuktikan ucapannya dengan mencopot jabatan anggotanya yang nakal.

Akademisi Universitas Lampung Yusdianto mengatakan, sebagai penegak hukum sudah seharusnya menjaga citra institusi. Pasalnya, kata dia, polisi merupakan penegak hukum yang bersinggungan langsung dengan masyarakat sehingga setiap langkap, sikap yang dilakukan wajib dijaga dengan baik agar dapat dipercaya masyarakat.

“Tidak hanya polisi, penegak hukum lainnya juga harus bisa mewujudkan kepercayaan “Trust” masyarakat. Dan khusus pada arahan yang diberikan Kapolda kemarin, saya sepakat kalau dia sudah mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan kebijakannya yang tegas dan penuh pesan-pesan moral. Sebetulnya inilah yang diinginkan masyarakat jadi untuk menegakkan hukum kepada masyarakat, ya tegakkan dulu di internal Polri,” tutur Yusdianto, Selasa (3/4/2018).

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: