Kapolda Sedih Anggotanya Pakai Narkoba

Kapolda Lampung Irjen (Pol) Suntana

Bandarlampung – Di tengah gencar-gencarnya aparat kepolisian memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, serta membersihkan jajaran anggota dari pengaruh narkoba ternyata masih ada personil di jajaran Polda Lampung yang diduga mengkonsumsi narkoba.

Hal itulah yang membuat Kapolda Lampng Inspektur Jenderal (Pol) Suntana, bersedih.  Meski berbagai cara telah dilakukan, kata Suntana, diiringi dengan peringatan keras kepada jajaran personil agar tidak terlibat serta mengkonsumsi narkoba namun masih tetap saja anggotanya memakai.

“Saya sedih masih saja ada anggota kena narkoba,” ujar Irjen (Pol) Suntana, Senin (2/4/2018).

Ironi melihat fenomena polisi terlibat narkoba serta menurutnya suatu hal yang sangat keterlaluan sehingga dirinya tidak akan memberi ampun kepada anggotanya. Sebab sudah diberi peringatan keras dan berulang kali. “Kalau sudah ketahuan begini datang mohon ampun pakai nama anak istri minta dikasihani. Sedangkan akibat kelakuannya sudah membuat jelek institusi,” sambung dia

Ditambahkan dia, agar anggota yang diduga memakai narkoba dapat dikasihaninya, berbagai upaya dilakukan hingga istri anggota tersebut datang ke Mapolda dengan menggendong anak berusaha menemuinya serta mencari celah untuk dapat bertemu di kantornya.

“Karepmu piye? Saya tegas saja. Pakta sudah ditandatangani, himbauan dan peringatan sudah berulangkali disampaikan. Kalau sudah begitu tanggung resiko. Saya harus menjaga anggota yang baik yang berusaha mati-matian untuk tugas pelayanan kepada masyarakat supaya tidak terkontaminasi. Sebab hidup ini pilihan ya,” papar Jenderal bintang dua itu.

Kapolda mengimbau, kepada seluruh anggota polisi di wilayah hukum Polda Lampung agar tidak memakai narkoba yang dapat merusak kepercayaan masyarakat kepada Polri. Karena akibat perbuatan segelintir anggota maka dapat merusak nama baik seluruh anggota bahkan kepolisian secara institusi.

Pernyataan keras Kapolda tersebut menanggapi tiga anggota terdiri dari anggota dari Bidang Hukum Polda Lampung yang ditangkap Bidang Propam diduga sedang “on” atau dugem di Karaoke Tanaka berdekatan dengan tempat hiburan malam Golden Dragon. Kemudian, dua anggota lainnya diduga kapolsek di wilayah hukum Polres Lampung Tengah dan anggota polisi dari Polresta Bandar Lampung.

Dari penangkapan tersebut, turut diamankan juga diduga lima warga sipil yang kini masih diamankan di Mako Direktorat Narkoba Polda Lampung. Pantauan di Mako Ditresnarkoba, aktivitas didepan sel tahanan tampak seperti biasa para keluarga membesuk kerabatnya yang di tahan akibat terlibat penyalahgunaan narkoba. Belum ada keterangan resmi dari Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Shobarmen.(wen)

Post a Comment

0 Comments