3 April 2018

Polisi Berhasil Gagalkan Penyelundupan Shabu 700kilogram

SHARE
Shabu-Shabu

Thailand - Kepolisian Thailand berhasil menggagalkan pengiriman 700 kg sabu menuju Malaysia pada akhir Maret lalu. Seperti negara-negara Asia Tenggara lainnya, Thailand tengah memerangi peredaran narkoba yang makin marak.

Diberitakan Reuters yang mengutip kepolisian Thailand pengiriman ratusan kilo sabu yang dijuluki "es" itu digagalkan pada 28 Maret lalu di bagian selatan provinsi Chumpon. Menurut polisi, sabu itu bernilai hingga 700 juta baht atau lebih dari Rp 300 miliar.

Dalam konferensi pers di Bangkok, Selasa (3/4), kepolisian Thailand mengatakan sabu itu diproduksi di wilayah Segitiga Emas, pertemuan antara Thailand, Myanmar, dan Laos. Dua orang warga Thailand dan dua warga Malaysia ditahan dalam kasus ini. Pasar sabu di Asia Tenggara dilaporkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2015, pakar di berbagai negara melaporkan peningkatan konsumsi kristal dan tablet sabu di wilayah ini.

Pada Februari lalu, kepolisian Indonesia berhasil menggagalkan pengiriman 1,6 ton sabu di Batam menggunakan kapal berbendera Singapura dari Taiwan. Empat warga China jadi tersangka dalam kasus ini.

Badan anti narkotika PBB UNODC pada 2017 melaporkan, di antara jenis amfetamin, sabu adalah yang paling mematikan. Selain sabu, polisi Thailand juga memamerkan narkoba lainnya seperti kokain, ganja, dan ekstasi senilai hampir Rp 400 miliar yang berhasil disita antara 25 Maret dan 1 April.

Menurut kepolisian Thailand, kebanyakan narkoba melalui negara itu untuk dikirim ke negara lain, salah satunya Australia, Amerika Utara, atau Eropa. Menurut kepala badan anti narkotika kepolisian Thailand Jenderal Sommai Kongvisaisuk, harga sabu akan naik tajam ketika tiba di negara tujuan.

"Ketika narkoba melintasi Thailand, harganya akan meningkat. Kami telah mengintersepsi banyak sekali narkoba setahun terakhir, tapi produsennya masih belum tersentuh," kata Sommai dilansir dari Kumparan.com.



SHARE

Author: verified_user

0 komentar: