ads
Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes (Pol) Aswin Sipayung - isl
Bandarlampung – Penanganan perkara Direktur Rakata Institute di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung tidak jelas. Pasalnya kasus yang sudah dilaporkan hampir dua bulan yang lalu belum ada titik terang serta tindaklanjutnya.

Bahkan, pernyataan Dirreskrimsus untuk menetapkan Eko Kuswanto sebagai tersangka juga tak kunjung ada penetapannya seperti yang diucapkan. Alhasil, laporan wartawan ini terkesan diabaikan oleh Polda Lampung.

"harusnya Polda bergerak cepat menangani kasus ini supaya tidak ada duga-duga yang keliru antara wartawan dan polisi serta polisi dan masyarakat. Sebab jika kasus ini tidak jelas penanganannya dikhawatirkan berdampak kepada kepercayaan publik terhadap Direktorat Kiriminal Khusus Polda Lampung," ujar Suwandi, warga Bandar Lampung ketika diminta tanggapannya, Selasa (19/6/2018) malam.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Rakata Institute Eko Kuswanto disebut berpotensi menyandang status tersangka. Pasalnya, ulah Eko di media sosial facebook dilaporkan wartawan dengan dugaan pelecehan kini terus berlanjut. 

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes (Pol) Aswin Sipayung menerangkan, dalam menangani perkara ini pihaknya serius. Meski begitu, Aswin masih irit bicara dan tidak gamblang menerangkan terkait perkembangan proses hukum yang sedang ditangani pihaknya.

“kasusnya terus jalan dan kita dalami ya tapi apa dan bagaimananya untuk saat ini belum bisa kami sampaikan,” kata Kombes (Pol) Aswin Sipayung, Rabu (23/5/2018)

Proses hukum yang sudah dilakukan polisi baru memanggil Eko Kuswanto untuk dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi. Eko ditanya seputar kronologis postingan dan komentarnya. Mengenai tindaklanjut kasus ini aparat kepolisian berencana kembali memanggil terlapor.

Seperti diketahui, laporan wartawan dengan nomor LP 672/IV/2018/SPKT sudah sebulan yaitu dilaporkan pada 24 April 2018. Saat disinggung mengenai potensi Eko menjadi tersangka, mantan Dirresnarkoba Polda Papua ini mengatakan cukup berpotensi. “perkaranya cepatlah, tersangkanya ada nanti insha Allah,” jelasnya.(wendri)

ads
Share To:

Bloggersstand

Hello everyone

Post A Comment:

0 comments so far,add yours